Showing posts with label toyota. Show all posts
Showing posts with label toyota. Show all posts

Tuesday, May 18, 2010

Toyota Sulap Dyna Jadi Mobil Pintar Keliling

Demi mendukung dunia pendidikan di Tanah Air, kembali PT Toyota Astra Motor (TAM) mendonasikan Toyota Dyna sebagai program "Mobil Pintar".

Toyota Dyna ini merupakan bagian dari sarana pembelajaran keliling pada program ”Mobil Pintar” SIKIB (Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu).

Satu unit Toyota Dyna telah dikonversi menjadi mobil pintar yang nantinya akan digunakan oleh SIKIB sebagai sarana untuk pembelajaran.

Di dalamnya dilengkapi berbagai macam buku bacaan pelajaran, CD interaktif, perangkat komputer bahkan permainan yang edukatif yang diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran.

"Bantuan kecil kami berupa Mobil Pintar dan beasiswa ini, diharapkan dapat meningkatkan pemberdayaan pendidikan menjadi lebih baik," ujar Presiden Direktur TAM Johnny Darmawan dalam rilisnya yang diterima okezone, Selasa (18/5/2010).

Selain dari pada itu, pada kesempatan yang sama TAM melalui Yayasan Toyota & Astra (YTA) juga memberikan beasiswa kepada tidak kurang dari 1.320 Siswa dari kepulauan seribu.

Semenjak berdiri tahun 1974 hingga kini YTA telah menyerahkan beasiswa kepada lebih dari 64,000 siswa. Tidak hanya berupa beasiswa bahkan YTA juga memberikan bantuan dana untuk penelitian mahasiswa tingkat doktoral yang telah dilakukan di beberapa perguruan tinggi.


Bagikan

Sunday, May 9, 2010

Toyota Rampungkan Perbaikan 3 Juta Unit Kendaraannya

Tekanan bertubui-tubi akibat badai recall ternyata tak membuat Toyota berdiam diri. pabrikan Jepang ini telah berhasil memperbaiki lebih dari tiga juta unit kendaraannya yang bermasalah.

Jumlah tersebut mencangkup perbaikan 1,6 juta unit akibat masalah pedal akselerator, 1.5 juta unit yang mengalami masalah karpet yang menempel, serta 115 ribu unit lagi perbaikan Anti-lock Braking System (ABS).

"Diler-diler resmi Toyota dan Lexus terus membuat kemajuan yang sangat signifikan guna melayani para penggemarnya, dengan melakukan perbaikan yang secepat mungkin. Kami menghargai upaya luar baisa dari mereka," tutur Toyota Chief Quality Officer Amerika Utara, Steve St. Angelo, seperti dikutip dari Autoevolution, Minggu (9/5/2010).

Ia menambahkan, selama tiga bulan terakhir ini Toyota telah memberikan komitmennya untuk mendengarkan semua keluhan pelanggan dan memberikan respon lebih cepat serta efektif untuk kebutuhan mereka.

"Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada para pelanggan kami untuk kesabaran mereka saat kami mengimplementasikan solusi dari recall yang kami lakukan. Kami tidak akan mengecewakan mereka," lanjut Angelo.

Dari semua kasus recall yang terjadi, Toyota mengklaim 732 unit karpet yang menempel telah diperbaiki, dan 120 ribu unit kendaraan Toyota tiap minggunya juga dilakukan pembenahan pedal akselerator. Sehingga 70 persen dari model-model yang mengalami masalah ini sudah selesai diperbaharui.

Sementara itu 75 persen dari model-model Lexus yang dianggap memiliki maslah pada sistem ABS juga sudah rampung termasuk 147.500 unit Prius.

Wednesday, May 5, 2010

Toyota Hadapi 327 Tuntutan Hukum

Gara-gara bermasalah dengan akselerasi, Toyota Motor kini menghadapi 327 tuntutan hukum di pengadilan federal maupun negara. Menurut laporan Hakim Distrik AS James Selna, Toyota tercatat memiliki 228 kasus federal dan 99 kasus di pengadilan negara.

Gugatan-gugatan ini mulai muncul sejak musim gugur lalu, terkait serangkaian penarikan jutaan mobil Toyota di dunia lantaran masalah akselerasi, pedal gas lengket, dan masalah pada rem. Pihak penggugat melaporkan korban cedera, tewas, pelanggaran garansi, penipuan, dan kerugian ekonomi. Biaya yang harus dikeluarkan Toyota jika mau menyelesaikan kasus-kasusnya tersebut terbilang sangat besar. Pengacara memperkirakan, setidaknya Toyota harus membayar tiga miliar dolar bahkan lebih.

Sejauh ini, Toyota telah membayar denda sebesar 16,4 juta dolar kepada Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional, karena menyebabkan 52 orang tewas terkait masalah akselerasi pada mobilnya.


Shared

Toyota kembali Lepas Lexus GX 460 ke Pasaran

Toyota kembali melepas SUV Lexus GX 460 ke pasaran setelah penjualannya sempat dihentikan akibat adanya masalah pada software sistem kontrol stabilitas.

Dua minggu sebelumnya, Toyota bahkan menarik setidaknya 9.400 unit Lexus GX 460 yang sudah terjual di Amerika dan Eropa setelah majalah Consumer Reports menulis laporan tentang resiko keamanan pada mobil ini karena gampang tergelincir saat berbelok pada kecepatan tinggi.

Lexus GX 460 sudah menjalani serangkain tes untuk mengecek laporan majalah itu dan melakukan perubahan pada software atau perangkat lunak sistem kontrol stabilitas elektroniknya.

Produk Lexus yang baru juga telah dipasangi software baru dan dealer akan menginstall ulang software yang sudah diupgrade pada ribuan Lexus yang ditarik kembali dari pasaran.

Lexus GX 460 dibuat pada platform yang sama seperti Toyota 4Runner, juga sama seperti Toyota Sequoia dan SUV Land Cruiser yang kini tengah menjalani serangkaian tes pada masalah serupa.

Toyota Tarik 50 ribu SUV Sequoia

Toyota terus dirundung petaka. Setelah menarik Lexus terbaru, kini Toyota Motor kembali harus menarik sekitar 50 ribu Sequoia SUV (Sport Utility Vehicle), setelah mendapat keluhan pada sistem kontrol stabilitasnya. Pernyataan ini disampaikan pihak Toyota, Rabu (28/4). Produk yang ditarik adalah Sequia keluaran tahun 2003 yang sudah banyak beredar di pasar Amerika Serikat dan Kanada.

Pihak Toyota mengatakan, sistem kontrol stabilitas elektronik ini dirancang untuk menghindari mobil terguling saat berbelok atau menikung pada kecepatan tinggi. Sistem secara otomatis akan mengurangi kecepatan hingga 15 km per jam, meski pengendara masih menginjak pedal gas. Toyota mengatakan, masalah dapat terjadi bila baterai diganti dan sistem komputernya di reset.

Toyota akan berusaha mengatasi masalah pada Sequoia ini dengan mengupgrade perangkat lunak pada kendaraan yang bermasalah.

Penarikan produk ini adalah yang kedua dalam satu bulan terakhir. Sebelumnya Toyota menarik 34 ribu SUV Lexus setelah majalah konsumen AS menunjukkan adanya masalah keselamatan juga pada sisten kontrol stabilitasnya.

Monday, April 19, 2010

Toyota Tunda Penjualan Lexus GX 460

Toyota menunda penjualan SUV Lexus GX 460 di AS. Penundaan ini dilakukan menyusul laporan dari majalah nirlaba otomotif berpengaruh di AS, Consumer Reports.

Consumer Reports (CR) ketika melakukan test drive Lexus GX 460 menemukan fakta bahwa mobil SUV itu gampang terguling ketika mobil dikemudikan dalam putaran jalan yang cukup tajam.

CR pun memberikan SUV ini rating 'tidak dapat diterima' atau not acceptable dan meminta masyarakat untuk menghindari pembelian GX 460 di AS. Rekomendasi not acceptable ini termasuk jarang diberikan oleh CR. Terakhir CR memberikan rating itu untuk mobil Mitsubishi Montero Limited pada 2001 lalu.

Sadar dengan adanya hasil itu, Toyota langsung memutuskan untuk menyelidiki hasil CR dan menunda penjualan GX 460.

"Selama lebih dari 20 tahun, Lexus menempatkan kepuasan dan keamanan pengguna sebagai prioritas utama. Kami menganggap serius situasi pada GX 460 dan bertekad untuk mengidentifikasi dan membenahi isu keamanan yang dilaporkan oleh Consumer Reports. Saat ini kami sudah meminta diler-diler kami untuk menunda penjualan GX 460 keluaran 2010," ujar Lexus Group Vice President and General Manager Mark Templin dalam situs resmi Toyota, Rabu (14/3/2010).

Monday, March 15, 2010

Toyota Sumbang Dua Ambulance Kijang Innova Untuk Gempa Sumatera

Toyota menyerahkan 2 Ambulans Toyota Kijang Innova kepada Palang Merah Indonesia (PMI) untuk digunakan bagi keperluan pemulihan pasca gempa Padang. Kegiatan ini merupakan tahap ketiga dari rangkaian program kemanusiaan Toyota untuk Gempa Sumatera Barat yang dilakukan bertahap dan berkelanjutan.


Mengikuti dua tahap pertama program kemanusiaan tersebut, Toyota kembali melaksanakan tahap ketiga dari rangkaian program, dengan menyerahkan bantuan berupa 2 unit Ambulans Kijang Innova untuk Palang Merah Indonesia (PMI). Bertempat di kantor Gubernur Sumatera Barat, Ambulans ini diserahkan oleh Joko Trisanyoto dan Toshihiro Yokoi kepada Ketua PMI Pusat Jusuf Kalla, yang selanjutnya diserahkan kepada pengurus daerah, disaksikan oleh Gubernur Sumatera Barat.

”Bantuan kebutuhan pokok dan medis merupakan hal yang penting dalam pemulihan pasca bencana. Kami berupaya memahami kebutuhan masyarakat Sumatera Barat, dengan mempelopori industri otomotif untuk menyediakan kendaraan pendukung yang dapat digunakan sebagai ambulans. Kami harapkan bantuan ini dapat mendukung pemulihan kehidupan masyarakat di Sumatera Barat,” ujar Johnny Darmawan.


Keseluruhan rangkaian program ini merupakan kepedulian Toyota bersama karyawan dari PT. Toyota Astra Motor dan PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia. Dengan nilai keseluruhan mencapai 2,3 M rangkaian program ini diharapkan dapat membantu pemulihan Padang pasca gempa secara bertahap dan berkelanjutan.